Ratusan Bidan PNS di Garut Terancam Dipecat

0 1.015

LOGIKANEWS.COM Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polda Jabar terhadap oknum Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Garut menyisakan sejuta misteri. Pasalnya, dalam OTT tersebut polisi hanya diduga hanya menangkap penerima suap, tetapi pemberi suapnya tidak disebut-sebut.

Persoalan ini menjadi dianggap rancuh tatkala hanya penerima saja yang ditangkap. “Yang namanya OTT saya kira dilakukan disaat ada pemberi uang dan penerima uang sedang melakukan transaksi,” ujar Kepala BKD Kabupaten Garut, Burdan Ali Junjunan kepada LogikaNews.Com di Warung Miranti, Jalan Raya Leles, Kabupaten Garut, Minggu (13/04/2018).

Kemudian melalui sambungan Whats App nya, Senin (14/04/2018) Burdan kembali menegaskan, pihaknya sangat setuju apabila oknum PNS yang terkena OTT ditindak tegas, namun harus adil.

“Artinya bahwa bagi para bidan yang telah menyuap oknum PNS perlu juga ditindak ! Sangsinya dipecat dari PNS !!!,” tegas orang nomor satu di BKD Kabupaten Garut ini.

Ketika ditanyakan soal informasi dari Polda Jabar terkait perkembangan kasus yang menimpa anak buahnya berupa surat tertulis dari Polda Jabar, Burdan mengaku belum menerima. “Belum ada,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, H Alit Suherman mengaku sangat prihatin dan kecewa terhadap peristiwa yang sangat memalukan Kabupaten Garut.

“Seharusnya BKD memberi contoh yang baik bagi SKPD yang lainnya. Saya merasa prihatin sekaligus kecewa dengan terjadinya OTT terhadap oknum BKD oleh Tim Saber Pungli Polda Jabar,” katanya.(Asep Ahmad).

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.