BAMUSWARI Ungkap Kebobrokan Pembangunan Sport Hall dan Art Center “Omongan Bupati Itu Kosong”

Sekjen DPC Bamuswari Kabupaten Garut, Yogi Iskandar. (FT:Asep Ahmad)
Sekjen DPC Bamuswari Kabupaten Garut, Yogi Iskandar. (FT:Asep Ahmad)

LOGIKANEWS.COM – Dua kali lelang dan Dua dinas di Kabupaten Garut yang dipercaya melakukan pembangunan Sport Hall dianggap gagal. Sehingga di tahun 2018 menjadi pertanyaan sejumlah pihak setelah dilakukan pelelangan ketiga pembangunan Sport Hall akan dipindahkan ke dinas mana lagi.

Pembangunan di masa kepemimpinan H Rudy Gunawan SH MH dan dr H Helmi Budiman menjadi sorotan terus dan menjadi pembahasan. Bukan karena nilainya yang fantastis, namun perusahaan-perusahaan yang dipercaya Pemkab Garut sebagai perusahaan profesional bonafid malah terbukti tidak memiliki kemampuan seperti yang didengung-dengungkan Bupati Garut Non Aktif, H Rudy Gunawan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Balai Musyawarah Indonesia (Bamuswari) DPC Kabupaten Garut, Yogi Iskandar disaksikan Ketua Bamuswari DPC Garut,  Agis Abdul Azis mengatakan, setelah dua kali lelang dan pembangunan Sport Hall dipercayakan kepada Dua SKPD yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Garut gagal, kini dinas atau SKPD mana lagi yang akan membawahi pembangunan Sport Hall.

“Pembangunan ini terjadi disaat kepemimpinan Rudy Gunawan dan dr Helmi Budiman. Pembangunan Sport Hall menjadi polemik, karena disaat pelelangan pertama baja dimasukan kedalam berkas lelang, tetapi dilelang kedua Baja WF tidak dimasukan kedalam lelang. Dalam hal ini kami menduga terjadi penyelewengan, karena Baja dimasukan dalam Material On Site atau MoS. Baja yang dianggap sebagai MoS ini katanya sudah dibayar pada dinas terdahulu,” ungkap Yogi.

Tapi, sambung Yogi, pada kenyataannya, dalam berita acara Dispora, dalam pelelangan dengan nilai Rp 16 Milyar tidak ada pembayaran Baja WF, tetapi ketika dimasukan lagi ke dinas PUPR ternyata dinyatakan MOS. Malah alih-alih alasan dinas PUPR mereka mengaku tidak dikasih data. “Kan sangat ironis, kalau dibilang sangat tidak masuk akal yang namanya pekerjaan lanjutan berkas terdahulu tidak diberikan kepada dinas yang sekarang. Pada akhirnya sekarang entah bagaimana kelanjutan pembanunan Sport Hall, yang jelas menurut kami proyek itu akan tertunda lagi dan putus kontrak lagi,” paparnya.

Aktivis yang telah malang melintang di Kabupaten Garut menduga ada permainan yang harus dibongkar, terutamawaktu pengkondisian lelang diyakini bahwasannya itu ada pundi-pundi uang yang disebar. “Saya menduga kuat ada pundi-pundi uangt yang disebar. Entah berapa nilainnya. Yang pasti persoalan di PUPR harus dikembalikan lagi. Dalam artian dalam beberapa kali rapat dinas PUPR tetap bersikukuh bahwa baja WF itu MOS,” ujarnya.

Ketika ditanyakan soal jumlah nilai dari Baja WF yang dianggap MOS oleh PUPR, Yogi menyebut nilainya sangat fantastis, yakni Rp 1,5 Milyar. Dia pun mengaku memiliki data tagihannya. Dari persoalan tersebut pihak Bamuswari berharap Bupati Garut Non AKtif bisa membuktikan omongannya. “Ketika Bupati menyatakanan dia ingin pembangunan yang Amazing di Garut dengan proses lelang sesuai ketentuan yang berlaku dan percaya kepada investor-investor besar yang menjadi pemenang lelang itu mana buktinya, menurut saya semua omong besar,” tegas Yogi.

Kenapa disebut omong besar, tambah Yogi, karena ternyata kedua investor pemenang lelang itu itu gagal, yang pada akhirnya statement dari bupati gak terbukti. Keinginan Rudy Gunawan bahwasannya dia ingin membawa pengusaha yang bonafid, ternyata semua kelayakan. “Omongan atau statemen dari Rudy Gunawan pada akhirnya semua terbukti dengan pembangunan gedung yang sampai sekarang malah mangkrak. Sport Hall dan Gedung Art Center sampai sekarang belum beres dan belum dipergunakan,” pungkasnya. (Asep Ahmad)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *