Banyak Kades Bermasalah, Peranan Kepala DPMD Garut Dipertanyakan

LOGIKANEWS.COM – Munculnya berbagai kasus sejumlah oknum Kepala Desa di Kabupaten Garut membuat publik jengah. Pasalnya, kades sebagai kepala daerah di tingkat terkecil dianggap sebagai figur publik yang seharusnya memberikan tauladan, namun faktanya masih banyak oknum kades yang malah mempertontonkan sikap tidak terpuji.

Selain ada oknum kades yang duduk dipesakitan dan akhirnya menjadi penghuni penjara, ada juga yang dilaporkan masyarakat ke Aparat Penegak Hukum (APH) karena dianggap melakukan sejumlah pelanggaran yang dianggap bisa merugikan negara dan menyengsarakan rakyat.

Bahkan baru-baru ini, ada oknum kades yang dilaporkan salah satu pengusaha hiburan di kota Garut, karena ada salah satu kejadian yang mengakibatkan kerusakan sarana prasarana atau fasilitas yang diduga dilakukan oleh teman wanita sang kades. Bahkan ada yang lebih ironis dan memprihatinkan, ada oknum kades yang berani membawa istri orang lain, sampai dilaporkan ke penegak hukum.

Akibat kasus ini, status kades jadi perbincangan banyak pihak sampai menjadi bahan cibiran. Dan tentunya, akibat prilaku para oknum kades di kota Intan ini telah mencoreng nama baik keluarganya sendiri. Ketidaknyamanan dirsakan oleh kerabat dan sanak keluarga sang kades, dan tentunya masyarakat yang menjadi warga sang oknum kades pun merasa kecewa dan merasa malu, akibat orang yang mereka hormati malah memberikan contoh yang memalukan.

Namun demikian, dari sederet masalah yang ditimbulkan oleh oknum kades akhirnya merembet kepada kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut. Seyogyanya, DPMD melakukan berbagai pembinaan, pengawasan serta memberikan hukuman yang tegas kepada para oknum, agar kinerja para kades lebih baik dan profesional.

INGATKAN: LSM SIDIK Mengingatkan seluruh kepala desa untuk lebih mawas diri dan berhati-hati menjalankan amanah rakyat dan negara. Bupati dan Kepala DPMD diminta untuk lebih profesional memberikan pembinaan kepada semua kepala desa, agar bisa mengeleminir perbuatan tidak terpuji seperti yang telah dilakukan para oknum kades di Kabupaten Garut. (FT: Asep Ahmad)

“Akibat ulah oknum kades, maka seluruh nama baik kades menjadi imbasnya. Akibat prilaku buruk oknum kades, banyak pihak yang menuding semua kades setali tiga uang atau sama-sama memiliki prilaku yang tidak baik diluar rumahnya. Banyaknya kasus yang melibatkan para kades membuat kita miris,” papar Ketua LSM SIDIK, Yogi Iskandar.

Yogi menilai, prialku negatif yang dilakukan sejumlah oknum kades jangan hanya menjadi cibiran atau gunjingan saja, tetapi harus menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak di Pemkab Garut, terutama Kepala DPMD dan Bupati Garut.

“Ada oknum kades yang membawa istri orang lain yang bukan muhrimnya, ada kades yang masuk penjara karena diduga korupsi, ada juga kades yang dilaporkan sejumlah warga karena dianggap tidak transparan dan melakukan korupsi. Bahkan, baru-baru ini ada kabar tentang prilaku kades yang suka hiburan malam ditemani para wanita yang bukan muhrimnya sampai dilaporkan ke pihak kepolisian. Semua ini sungguh memalukan dan memilukan,” katanya.

Yogi berharap Kepala DPMD, inspektorat dan bupati melakukan pembinaan yang lebih baik, sehingga para kades di Garut bisa memberikan tauladan yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Garut serta menjadi kebanggan warganya. “Saya tekankan kepada Bupati dan Kepala DPMD Garut untuk meningkatkan pembinaan terhadap para kadesnya. Kalau bisa siapapun oknum kades yang telah melakukan perbuatan tidak terpuji seperti korupsi dan perbuatan amoral untuk diberi sangsi yang tegas, sehingga ada efek jera dan rasa malu,” papar Yogi.

Selama ini, sambung Yogi, Kepala DPMD Garut dianggap tidak memberikan inovasi dan terobosan yang signifikan untuk kemajuan Garut. Padahal, masih kata Yogi, Garut memiliki potensi yang sangat luar biasa disertai dengan anggaran yang fantastis.

“Dengan pembinaan yang baik serta hukuman yang tegas, saya yakin prilaku negatif para kades akan tereliminir. Dan saya himbau kepada seluruh kades di Kabupaten Garut untuk senantiasa mawas diri dan hati-hati, jangan sampai amanah yang diemban malah disalahgunakan. Mudah-mudahan dari semua peristiwa selama ini bisa diambil hikmahnya,” jelas Yogi.

Sementara itu, salah satu ASN (Aparatur Sipil Negara) ketika diminta tanggapan terkait ulah para oknum kades yang melakukan perbuatan tidak terpuji mengaku kecewa dan miris terhadap fakta-fakta yang muncul selama ini. Menurutnya, dirinya sebagai pelayan masyarakat ikut terbawa malu.

“Jujur saja kang, ketika ada masyarakat yang bertanya tentang prilaku oknum pelayan masyarakat, saya tidak bisa jawab. Saya malu sendiri. Mudah-mudahan semua peristiwa memalukan yang dilakukan para oknum kades bisa menjadi bahan evaluasi. Tugas kepala desa ini sangat berat dan mulia, untuk itu harus selalu hati-hati dalam bertindak, agar tidak menjadi buah simalakama,” papar ASN yang meminta identitasnya tidak ditulis.

Kepala DPMD, Djatjat Darajat saat dimintai tanggapan terkait kritikan pedas yang dialamatkan kepadanya, tidak memberikan komentar apapun. (Asep Ahmad)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *