IPM Pendidikan Garut Terendah di Jabar, Ini yang Disampaikan Bupati Garut Dalam Milad FAGAR Ke 13

LOGIKANEWS.COM – Hari Selasa 25 Juni 2019, bertempat di Gedung Serbaguna Pendopo Kabupaten Garut, Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR), menyelenggarakan acara milad nya uang ke 13 yang juga dijadikan agenda halal bil halal Idul Fitri 1440 H. Hadir dalam acara tersebut DPC FAGAR se-Kabupaten Garut, Bupati Garut H. Rudy Gunawan MP, Totong selaku Kadidisdik Garut, Mahdar Ketua PGRI Garut.

Ketua FAGAR Kabupaten Garut, Drs Cecep Kurniadi S.Pd. (FT: Ridwan Arif)

Adapun tema dalam milad FAGAR kali ini adalah Revitalisasi Organisasi FAGAR yang Mandiri Membawa Menuju Perubahan yang lebih Baik. Dalam acara tersebut diisi dengan pemutaran video curahan hati dari seorang penjaga sekolah yang kondisi kesejahteraannya masih memprihatinkan.

Didalam kesempatannya menyampaikan sambutan, Bupati Garut, Rudy Gunawan menyampaikan selamat atas milad FAGAR yang ke 13 ini. Bupati juga tidak akan mengistilahkan guru honorer, tetapi akan memanggilnya sebagai guru non PNS yang kedepan akan terus di ringkatkan tarap/derjat hidupnya. Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Garut harus berjuang keras untuk meningkatkan IPM dibidang pendidikan yang masih sangat rendah dengan nilai 57,78 dan nilai terendah se Jawa Barat.

Lanjut Bupati, Tentunya meningkatkan IPM ini jadi peran serta semua pihak, termasuk para guru. Perihal persoalan tenaga kerja di dunia pendidikan, Bupati menargetkan untuk guru non kategori akan diangkat menjadi PNS pada tahun 2021 sampai 2023. Sementara untuk pengangkatan Ke sistem PPPK (P3K), Bupati memiliki target selesai pada tahun 2020. Pemda sudah menyiapkan untuk gaji nya, ujar Bupati.

“Sebenarnya saya ingin K2 diangkat jadi PNS, tapi itu kewenangannya dari pusat antara Presiden dengan DPR RI. Insyaallah tahun 2020 tenaga pendidikan/guru dan tenaga kesehatan akan diangkat dengan sistem PPPK (P3K). Setelah selesai PPPK, akan menambah PNS,” katanya.

Bupati juga menyinggung persoalan rendahnya Kinerja dari para ASN yang salah satu diantaranya disebabkan oleh banyaknya para ASN yang mengajukan dan menjadi nasabah dari pinjaman yang mengandalkan agunan dari SK PNS/ASN.

“Saya sangat prihatin, karena gaji mereka itu sudah mereka ambil untuk tahun berikutnya atau lima tahun kedepan. Saya berharap agar jika nantinya para guru menerima SK agar tidak menjaminkannya ke Bank untuk menjadi agunan pinjaman,” terang Rudy.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua FAGAR Drs. Cecep Kurniadi S.pd, mengapresiasi Bupati Garut terkait Surat Perintah (SP) kenaikan insentif, namun demikian Cecep menyayangkan adanya SP tersebut tidak berlaku bagi Guru yang belum S1, Operator Sekolah, Pekerja dibagian Tata Usaha (TU) dan juga penjaga sekolah. Cecep berharap ke depannya Bupati Garut dapat merevisi Keputusan Bupati (Kepbup) tersebut agar memasukan unsur Guru yang brlum bergelar S1, Operator, tenaga TU dan penjaga sekolah kedalam daftar SP yang berhak menerima kenaikan insentif tersebut. Menurutnya, saat ini insentif yang diterima oleh para Guru, operator dan penjaga sekolah sangat rendah, yakni hanya sebesar Rp170.000 perbulannya.

Sambungnya lagi, tentunya hal tersebut sangat berpengaruh terhadap peningkatan IPM Pendidikan di Kabupaten Garut yang saat ini masih yang terendah di Provinsi Jawa Barat. Akan tetapi setelah pihaknya berkomunikasi dengan Bupati Garut, bahwa Bupati merespon dengan baik usulan revisi dari Kepbup terkait SP kenaikan insentif ini.

“Bahkan Bupati berjanji akan secepatnya merevisi Kepbup tersebut yang tentunya akan disesuaikan dengan anggara yang tersedia di APBD Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Ridwan Arif)

 

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *