“KERANDA JENAZAH DAN KUBURAN” UNTUK BUPATI GARUT DAN KADIS PUPR

0 175
PEMUFAKATAN JAHAT: Bupati Garut H Rudy Gunawan menjawab pertanyaan dari aktivis yang tergabung di KMB, Lukman terkait statemen pemufakatan jahat. (FT: Asep Ahmad)

LOGIKANEWS.COM – Hari Rabu, tanggal 26 Desember 2018, Gedung DPRD Garut menjadi saksi bisu kemarahan warga Garut terhadap kepala daerah dan salah satu kepala dinasnya. Karena saking kecewanya, warga pun menggelar aksi teatrikal dengan membawa “keranda jenazah” yang bertuliskan Bupati Garut dan Kadis PUPR.

Tidak hanya itu saja, warga masyarakat yang tergabung di Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB) membuat dua “kuburan” di halaman utama Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), tempat para ligislator bekerja. Salah satu peserta aksi yang dikenal dengan sebutan Lurah, bahkan berani menyebut bahwa dua keranda jenazah dan kuburan buatan melambangkan di Kabupaten Garut telah mati dengan kegiatan.

Adapun kegiatan-kegiatan yang ada telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum terkait. “Mudah-mudahan dengan doa tadi segera dicabut. Bukan penyakitnya, tapi umurnya segera dicabut bapak bupati Kabupaten Garut. Dengan doa tadi, lebih dari 40 orang itu sudah ada keterangan mudah-mudahan diijab kabul oleh Allah SWT,” katanya.

Sementara, Koordinator KMB, Abu Musa Hanafiah mengatakan, pihaknya tidak puas dengan semua jawaban Bupati Garut, H Rudy Gunawan. Bupati pun diduga melakukan konspirasi dengan Kepala Dinas PUPR, Uu Saepudin. “Uu saepudin sebagai Kepala Dinas PUPR atau lebih jelasnya seorang PNS, dia telah terang-terangan menjadi seorang pemborong. Untuk itu kami meminta bupati untuk mencopot jabatan Uu sebagai kadis PUPR,” tandasnya.

Bupati Garut, H Rudy Gunawan mengaku tidak tahu kalau uu saepudin menjadi pemborong. Namun dirinya mengaku tahu apabila anak buahnya tersebut memiliki Galian C dan Ready Mix. “Tidak mungkin mencopot PNS begitu saja. Saya harus menjalankan aturan yang berlaku. Akan menjadi preseden buruk apabila setiap kali ada yang meminta pejabat diturunkan, kemudian langsung dipenuhi,” katanya.

Pemantauan LogikaNews.Com di lokasi audens, Ruang Banggar DPRD Garut, rabu (16/12/2018), salah seorang aktivis yang diakui Bupati Garut sebagai pelaku sejarah yang memperjuangkan PKL di Garut, Rawink Rantik berang dengan pernyataan-pernyataan Bupati Garut terkait pembangunan Gedung PKL. “Seperti ini, ini yang dimaksud dengan pemufakatan jahat. Kenapa Gedung PKL yang mangkrak dan gagal, tetapi terus ada proyek-proyek lagi. dan kapan Pemkab Garut melakukan pembinaan kepada PKL,” katanya sambil berteriak kepada Bupati Garut. (Asep Ahmad)

TONTON VIDEONYA DISINI:

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.