Kisruh KJA Jatiluhur Purwakarta

0 177

LOGIKANEWS.COM – Kolam Jaring Apung (KJA) yang berada di Danau Djuanda yang dikenal dengan Danau Jatiluhur sampai saat ini menjadi persoalan. Belakangan pengusaha lokal meminta agar pengusaha Non Lokal atau pengusaha yang bukan penduduk setempat  tidak melakukan usaha pertanian ikan di Danau Djuanda.

Dandim 0619 Purwakarta, Kolonel Infanteri Ari Maulana, S.Sos. (FT: LogikaNews.Com)

Ketua Paguyuban Pembudidaya Ikan Keramba Jaring Apung Danau Djuanda Jatiluhur Purwakarta, H Yana Setiawan kepada media ini, Rabu (6/3/2018) usai pertemuan antara perwakilan Perum Jasa Tirta II, Muspida setempat dan pihak terkait lainnya menyampaikan, pengusaha non lokal dilarang memiliki Keramba di Danau Djuanda. “Hanya penduduk lokal yang kemudian akan diizinkan menjalankan usahanya,” tandas H Yana.

Massa masih belum puas dengan apa yang disampaikan Yana, diduga masih  banyak hal yang ingin mereka sampaikan seputar kelangsungan usaha mereka kedepannya. Perwakilan PJT II Dodi Nugraha kepada media menegaskan, pihaknya akan terlebih dulu menertibkan Keramba Jaring Apung (KJA) yang tidak terpelihara dan milik non lokal atau milik warga luar Purwakarta. “Keramba akan ditertibkan terlebih dahulu,” katanya.

Di tempat yang sama, Dandim 0619 Purwakarta, Kolonel Infanteri Ari Maulana S Sos  mempertegas, pihaknya  tetap fokus pada program Zero KJA. Namun, dari hasil audiensi dengan pengusaha akan disampaikan kepada pihak pemerintah setempat. Masih belum jelas kebijakan yang akan diambil kemudian. “Ya kita tunggu saja nanti yang akan disampaikan Bupati,” ungkapnya. (NL/Tim)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.