Komisi A DPRD Garut Hubungi Kemenpan-RB Terkait Kasus CPNS Garut

LOGIKANEWS.COM – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut, H Alit Suherman kepada LogikaNews.Com mengaku sudah menghubungi Kementerian Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB RI) terkait banyaknya kasus dugaan penipuan CPNS K2 di Kabupaten Garut.

Dalam komunikasinya dengan pihak Menpan RB Republik Indonesia, H Alit membahas terkait banyaknya laporan dari masyarakat tentang informasi seputar rencana Pemerintah RI untuk mengangkat CPNS di Indonesia, termasuk di Kota Garut.

“Untuk CPNS di Indonesia pada tahun 2018 ini diagendakan akan merekrut sebanyak 120.000 orang se Indonesia. Namun demikian, pihak Menpan RB belum menentukan kuota untuk masing-masing Kabupaten atau Kota,” imbuh H Alit Suherman yang menghubungi LogikaNews.Com melalui sambungan telfonnya, Jumat (13/04/2018).

Menurut politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pihaknya beserta Menpan RB RI meminta warga negara yang berminat untuk menjadi PNS untuk tidak gegabah mengambil informasi yang berkembang di lapangan, terutama soal transaksi suap menyuap.

“Karena sekarang sudah ramai tentang rencana perekrutan CPNS, maka saya perlu menegaskan sekaligus menghimbau semua pihak bahwa untuk test CPNS tahun 2018 jangan sesekali berfikir untuk mengeluarkan uang. Ikuti test CPNS sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya.

Alit mengaku ironis tatkala banyak pihak yang melakukan upaya suap menyuap dalam menggapai mimpinya, termasuk harapan menjadi pegawai negara. Untuk itu H Alit meminta kepada masyarakat untuk bisa berfikir jernih. Selain melanggar hukum agama dan negara, hasil dari transaksi suap menyuap itu haram dan tidak barokah.

“Jangan percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan bisa meloloskan dengan cara menyuap. Test CPNS ini dilakukan secara ketat dan profesional. Kalau ingin lolos cukup dengan penuhi persyaratan yang ditentukan oleh negara. Semua syarat administrasi dilengkapi dengan baik dan kemudian ikuti semua proses dengan profesional,” terangnya.

H Alit menegaskan, pihak Menpan RB akan menyampaikan informasi seputar kuota dan mekanisme serta hal lain yang berkaitan dengan perekrutan CPNS tahun 2018 secara serentak ke Kabupaten/kota secara bersamaan. Setelah itu pihak Kabupaten/kota akan meneruskan ke setiap SKPD, kecamatan sampai lembaga lain yang ada di daerah. Untuk itu, apabila saat ini sudah ada pihak-pihak yang mengaku akan membantu proses kelolosan CPNS jangan dipercaya.

“Saat ini katanya sudah ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mengaku-ngaku akan membantu proses pelolosan CPNS tahun 2018. Saya pastikan semua itu bohong. Kalau mau konfirmasi silahkan konfirmasi ke pihak BKD atau Komisi A DPRD Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Masih kata H Alit Suherman, tahun 2018 ini pemerintah akan merekrut CPNS yang diprioritaskan untuk pendidikan dan kesehatan.

“Informasinya akan disampaikan melalui website resmi pemerintah atau media. Sehingga selama belum ada informasi tersebut di website resmi Menpan RB jangan dipercaya. Untuk menghindari penipuan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab Komisi A pun menyampaikan informasi tersebut melalui reses dan kegiatan lainnya,” pungkasnya. (Asep Ahmad)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *