KPUD TIDAK MEMILIKI ANGGARAN DANA SANTUNAN, INI DAFTAR SEMBILAN PENYELENGGARA PEMILU YANG MENINGGAL DUNIA DI GARUT

LOGIKANEWS.COM – Pemilu Serentak 2019 dengan lima jenis pemilihan meninggalkan duka tersendiri bagi para keluarga penyelenggara Pemilu, mulai dari petugas di TPS, PPK, Panwas hingga linmas. Tercatat, sudah sembilan orang peserta penyelenggara pemilu di Kabupaten Garut yang meninggal dunia dari rangkaian proses pemungutan suara pada 17 April 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan sembilan petugas penyelenggara pemilihan umum 2019 di Garut meninggal dunia karena sakit dan sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Ditemui di ruang kerjanya, Ayi Dudi selaku Sekretaris KPUD Kabupaten Garut menjelaskan bahwa bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia akan diberikan santunan dari KPU Pusat, Pemprov Jabar dan Pemkab Garut pun melalui Bupati telah berkomunikasi dengan KPUD Garut akan juga ikut memberikan santunan.

“Untuk saat ini KPUD Garut telah mengirim data verifikasi validasi daftar dari penyelenggara pemilu yang meninggal dunia ke Pemerintahan Provinsi/ Gubernur Jawa Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, sementara data untuk ke KPU Pusat saat ini sedang dalam tahap akhir legalisir data”, ungkapnya.

Adapun besaran dana santunan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah nominalnya karena itu merupakan kebijakan dari Pemerintah Daerah, adapun besaran santunan dari KPU Pusat akan mengikuti kebijakan Kementerian keuangan yaitu sebesar Rp. 36 Juta Rupiah.

Saat ini KPUD Garut juga telah mendata dan terus memperbaharui data dari penyelenggara pemilu yang sakit ringan, sedang hingga berat untuk diajukan sebagai bahan pertimbangan santunan penyelenggara pemilu yang dilanda sakit pada saat proses pemilu 2019.

Lanjutnya lagi, bahwa KPUD Garut tidak memiliki anggaran untuk dana santunan, hingga pihaknya mengandalkan kebijakan dari KPU Pusat. “KPU Garut tidak memiliki anggaran untuk Dana Santunan, adapun dana anggaran APBN yang sekarang ada KPUD Garut sudah ada plot nya masing – masing dan dalam plot anggaran tersebut tidak terdapat anggaran ubtuk dana santunan bagi penyelenggara pemilu yang sakit bahkan meninggal dunia, pungkasnya.

Sampai berita ini dimuat, berikut daftar penyelenggara pemilu yang meninggal dunia di Kabupaten Garut:

1. Mahmudin (57), warga RT 03 / RW04 Desa Mekarhurip, Kecamatan Sukawening, Anggota KPPS TPS 05, meninggal dunia pada 14 April 2019.
2. Aja, (83), warga Kp. Pasir Ekek RT 02 / RW 03, Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Anggota LINMAS TPS 07, meninggal dunia pada 22 April 2019.
3. Rosid Radiman, (57), Kp.Cikadu RT 02 / RW 07, Desa Campaka, Kecamatan Malangbong, Anggota KPPS TPS 11, meninggal dunia pada 20 April 2019.
4. Hilal Ramdhani, (31), Kp.Pogor Desa Cintarasa, Kecamatan Samarang, Anggota KPPS TPS 11, meninggal dunia pada 26 April 2019.
5. Yaya Yulianti, (50), Kp. Peundeuy RT 01 / RW 14 Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, KPPS TPS 27, meninggal dunia 11 April 2019.
6. Sujana, (71), Kp. Babakansari RT 03 / RW 08 Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, LINMAS TPS 12, meninggal dunia 22 April 2019.
7. Agus Setiawan, (34), Kp. Ciawi RT 02 /RW 03, Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, Anggota KPPS TPS 05, meninggal dunia pada 29 April 2019.
8. Iin, (51), Kp. Kubang RT 03 / RW 02 Desa Garumukti Kecamatan Pamulihan, Anggota KPPS TPS 03, meninggal dunia pada 28 April 2019.
9. Juju Jurahman, (49), Kp. Ciawiali RT 03 / RW 08 Desa Bayongbong Kecamatan Bayongbong, Sekretariat PPS, meninggal dunia pada 11 April 2019. (Arif)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *