Membangun Sumber Daya Insani Pada Lembaga Keuangan Syariah

SUMBER daya manusia (SDM) merupakan asset suatu lembaga atau organisasi yang sangat vital. Peranan serta fungsi SDM tidak dapat digantikan dengan sumber daya lainnya. Sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur berjalannya sistem atau pengembangan suatu perusahaan. Dengan adanya pengelolaan sumber daya manusia, yaitu manajemen sumber daya manusia.

Menurut Hasibuan (2000) MSDS, Manajemen SDM merupakan ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat. Dari definisi tersebut, Hasibuan menekankan bahwa MSDS merupakan sebuah ilmu dan seni mengatur hubungan serta peranan tenaga kerja.

Dalam sebuah lembaga keuangan, khususnya lembaga keuangan syariah. Membangun sumber daya insani yang memiliki akhlak yang baik dan berkompeten dibidangnya menjadi salah satu acuan untuk membangun SDM yang sesuai dengan syariah. Pada lembaga keuangan syariah khususnya pada perbankan syariah, yang saat ini mulai tumbuh dan digandrungi oleh masyarakat. Tentunya ini menjadi salah satu PR besar dalam meningkatkan perkembangan Ekonomi Syariah terutama pada kualitas dan kuantitas sumber daya manusianya.

Lembaga keuangan syariah yang bertumpu pada prinsip nilai-nilai syariah, selain harus memahami konsep ekonomi Islam tentu juga dalam pengelolaan sumber daya insaninya harus sesuai dengan syariah. Oleh karena itu, idealnya sumber daya manusia yang bekerja di lembaga keuangan syariah haruslah memiliki sifat-sifat dasar akhlak yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. seperti Sidiq, sudah selayaknya sumber daya insani memiliki integritas yang tinggi dalam kejujuran. Begitupun amanah harus dapat dipercaya oleh semua stakeholder yang ada di perusahaan.

Ini akan menjadi salah satu acuan memberikan kepercayaan antara atasan kepada staff atau karyawannya. Sumber daya manusia yang memiliki akhlak yang baik dan handal tentunya mutlak diperlukan dalam lembaga keuangan syariah. Memiliki kecerdasan atau ilmu keahlian atau pengetahuan atau fathanah. Khususnya dalam pengetahuan ekonomi syariah, diharapkan dengan pengetahuan dan akhlak yang baik akan membantu operasional sebuah lembaga keuangan syariah lebih efektif dan efisien lagi.

Untuk membangun sumber daya insani pada lembaga keuangan syariah, penulis disini menyimpulkan ada beberapa point. Diantaranya: Pertama, dalam menyiapkan sumber daya insani yang berbasis syariah atau sesuai dengan tuntutan Islam. Bukan hanya keterampilan atau pengetahuan saja, namun akhlak manusia yang juga harus diperhatikan sesuai dengan ajaran Islam. Memiliki sifat sidiq, amanah, tabligh dan fathanah.

Kedua, selain pada pengetahuan juga diperlukannya stakeholder yang mendukung. Karena sumber daya insani ini merupakan salah satu asset yang sangat vital, maka diperlukannya sinergi dengan pemerintahan untuk membangun sebuah lembaga keuangan syariah yang efektif demi kemajuan dan perkembangan ekonomis syariah. Dari pemerintah sendiri, perlu memberikan pelatihan atau merancang khusus terkait regulasi SDM yang ada di lembaga keuangan syariah atau lembaga keuangan konvensional. Agar masyarakat dapat membedakan mana lembaga keuangan syariah dan yang non syariah. Disinilah titik penting pelatihan SDM pada lembaga keuangan syariah.

Ketiga, peningkatan skill terhadap sumber daya manusia yang ada lembaga keuangan syariah. Khususnya pada pengetahuannya terhadap ekonomi syariah. Meski sudah belajar ekonomi syariah sebelumnya di berbagai perguruan tinggi, namun pada praktiknya kadang tak sesuai dengan teori. Karena minimnya skill dan pengetahuan sumber daya manusia itu sendiri. Maka diperlukannya perlatihan atau training dalam membangun SDM yang handal. Ketiga, membuat strategi manajemen sumber daya insani.

Seperti memberikan strategi terhadap pasangan kerja. Sumber daya insani, harus mampu bekerja sama dalam mencapai visi, misi serta strategi bisnis keuangan syariah. Peran sumber daya insani dalam bekerja sama dengan partnernya merupakan salah satu alasan yang penting dalam membentuk suatu kebijakan untuk SDM lainnya. Kerjasama yang dijalani dengan ukhuwah maka akan menghasilkan kebijakan dan sinergi yang sesuai dan menggembirakan. Tidak saling mendzolimi dan berburuk sangka pada partner kerja.

Lembaga keuangan syariah merupakan lembaga keuangan yang menjalankan operasional dan lainnya sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Dengan demikian, dalam mempersiapkan atau menyediakan SDM yang handal, berkompeten dibidangnya tentunya memiliki sifat-sifat yang diajarkan Rasulullah demi pertumbuhan ekonomi Syariah ke depannya. (***)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela, Ridwan Arif Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *