Mimitran DAMAS Cabang Kota Bandung Ke 58

"0rang Sunda Harus Tampil Paling Depan"

0 195
KADAMAS : Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA, Asep Ruslan, Icha, dan Alumni DAMAS lainnya, Kamis (27/12/2018) (Ft: Asep Ruslan)

LOGIKANEWS.COM – Daya Mahasiswa Sunda (DAMAS) merupakan organisasi kemasyarakatan pemuda yang memliki basis perjuangan kasundaan di tatanan mahasiswa. Meski demikian dalam praktiknya tidak hanya berkutat dalam hal kasundaan saja, namun terlibat langsung dalam hal sosial kemasyarakatan.

Sebanyak 45 Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Barat yaitu ITB, UNPAD, UPI, IPB, ITENAS, POLBAN, UNINUS, UNIKOM, UIN Sunan Gunung Jati, STIT Baleendah dan Universitas Al Gifari mengikuti acara pembukaan latihan kepemimpinan dalam acara Mimitran DAMAS Cabang Kota Bandung Ke 58, digelar oleh Pengurus DAMAS Cabang Kota Bandung dengan tema “Urang Sunda Rucita” (Orang Sunda Harus Serba Bisa). Diselenggarakan Kamis, 27 Desember 2018 Jam 13:00 WIB di Gedung 2 Rektorat Unpad, Lt.4 Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung.

SAMBUTAN : Drs. H. Ahmad Taufan Hidayat, M.Pd Kasi PTK Disdik Kota Bandung, hadir mewakili Walikota Bandung H. Oded M Danial, Kamis (27/12/2018) (Ft: Asep Ruslan)
“Peserta yang daftar secara online lebih dari 100 orang dari berbagai perguruan tinggi se Jawa Barat namun yang mengikuti langsung dan hadir jadi peserta hanya 45 orang,” kata Usep Mulyadi selaku Pupuhu (Ketua) Mimitran pada Logikanews (Grup majalah Logika & Majalah Intan), Kamis (27/12/2018).
Menurut Usep, kegiatan Mimitran dilaksanakan selama empat hari dari 27-30 Desember 2018 diberikan berbagai materi dan pelatihan kepemimpinan oleh Korp Alumni DAMAS (KADAMAS) diantaranya : Ceu Popong (Anggota DPR RI 1987-2019); Dra. Hj. Molly Mulyahati, M.Sc (Walikota Sukabumi 1998-2003); Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA (Rektor UNPAD 2007-2015); Dr. Evie Ariadne Shinta Dewi (Akademisi Unpad); Abah Iwan Abdurrahman (Tokoh Budayawan); Dr. RHM Yusuf Wiradierdja, S.Kar, M.Hum (Akademisi Institut Seni Budaya Indonesia Bandung), Rizky Isman Kusumah, S.Ip, M.Si (Tokoh Pemuda), Hendi Koncara Gurnita (Pupuhu KADAMAS); Gani Presa Wibawa (Pupuhu DAMAS Puseur), dan para alumni DAMAS lainnya, dengan harapan dapat diaktualisasikan di lingkungannya masing-masing.

MATERI : Ceu Popong saat memberikan materi kebangsaan “Berbangsa dan Bernegara” dalam kegiatan Mimitran DAMAS, Kamis (27/12/2018) (Ft: Asep Ruslan)
Ditempat yang sama Ilma Nurul Majid selaku Girang Serat (Sekretaris) Mimitran Ke 58, berharap kegiatan Mimitran ini bisa menjadikan organisasi mahasiswa Sunda DAMAS dapat terus eksis dan berkembang pesat sesuai kemajuan Zaman.
”Saya ingin mengajak pada para remaja, khususnya  mahasiswa. Untuk bersama sama memperkuat dan mencintai Ki Sunda sesuai dengan tema mimitran 2018 “Urang Sunda Rucita” maksudnya orang-orang sunda dalam kehidupan Zaman Now harus punya kemampuan yang mumpuni di segala bidang”, harapan Ilma.
“Kegiatan Mimitran ini memiliki beberapa target, salah satunya sesuai visi misi DAMAS yaitu “Ngangkat Harkat & Darajat Ki Sunda Pikeun Kajembaran Indonesia” yang artinya diharapkan para mahasiswa sunda ini memiliki kontribusi besar untuk kemajuan pembangunan nasional,” kata Ilma yang masih duduk mengenyam pendidikan di UPI.
Drs. H. Ahmad Taufan Hidayat, M.Pd Kasi PTK Disdik Kota Bandung yang hadir mewakili Walikota Bandung H. Oded M. Danial, kepada LogikaNews mengatakan bahwa Walikota Bandung mendukung acara Mimitran DAMAS ini sebagai ajang mempersiapkan Calon Pemimpin Juara Lahir Bathin di Indonesia.
“Pemerintah kota Bandung prinsipnya mendukung acara Mimitran DAMAS, karena ini merupakan kaderisasi mempersiapkan para pemuda calon pemimpin masa depan. Karena dari para mahasiswa ini akan lahir generasi emas masa depan bangsa. Dimana 10-15 tahun kedepan, mereka akan menggantikan pemimpin sekarang. DAMAS adalah organisasi pemuda sunda kearifan lokal yang ada di tanah parahiangan.
Dan orang sunda itu harus bisa tampil didepan. Selama ini kita prihatin belum pernah ada pemimpin sunda nomor satu di negeri ini. Baru sampai generasi Bapak Umar Wirahadikusumah itupun hanya di nomor dua. Padahal kita mempunyai potensi jumlah penduduk dan pemilih terbanyak di Indonesia, bahkan pemilih pemula yaitu pemuda terbanyak di Indonesia. Sehingga dengan kegiatan Mimitran DAMAS ini akan lahir para pemimpin juara lahir batin, sesuai program Jabar Masagi dan sesuai program Pak Walikota Bandung Juara,” kata Taufan, Kamis (27/12/2018).
“Walikota Bandung sangat mendukung terhadap program-program kepemudaan, dan ini tertuang dalam anggaran dinas pendidikan baik Provinsi, Kabupaten maupun Kota Bandung anggarannya minimal 20% bahkan Kota Bandung lebih dari 20%,” penjelasan Taufan.
“Harapannya, semoga para pemimpin Indonesia kedepan akan lahir dari para pemuda tanah parahiangan dan mungkin lahir dari para alumni DAMAS hasil dari kegiatan Mimitran”, pungkas Taufan. (Asep Ruslan)
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.