PROGRAM AMAZING DIANGGAP GAGAL, LKPJ BUPATI GARUT TAHUN 2018 DAPAT CATATAN STRATEGIS DARI FRAKSI PARTAI GOLKAR

LOGIKANEWS.COM – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Garut Tahun Anggaran 2018, telah di selenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Garut beberapa waktu yang lalu.

Ada beberapa catatan strategis dari Fraksi Partai Golkar pada penilaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tersebut. Melalui H. Deden Sopian SH.I, selaku Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Garut yang didalam keterangannya yang diterima media ini menyampaikan beberapa catatan strategis Fraksi Partai Golkar.

Berikut catatan strategis Fraksi Partai Golkar pada LKPJ Bupati Garut Tahun 2018:

1. Penanganan Sampah

Penanganan sampah masih terus bermasalahy dari tahun ke tahun, menurutnya “ini merupakan catatan fraksi kami yang ke 3, belum ada langkah ke penanganan pengelolaan sampah terpadu dengan pemberdayaan masyarakat”.

2. Pengendalian Banjir perkotaan
Masih terus terjadinya banjir diperkotaan, bahkan semakin meluas.

3. Penegakan Perizinan
Masih banyaknya kegiatan usaha yang tidak berizin, OPD lingkup perizinan kurang bersinergi, dan masih jalan masing-masing.

4. Pencemaran limbah kulit Sukaregang
Sudah tahun ke 3 ini masih terus bermasalah, terutama tidak bertambahnya bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

5. Pelayanan RSU dr Slamet
Masih harus terus di tingkatkan, baik bidang pelayanan yang cepat dan ramah, juga fasilitas yang bersih dan nyaman.

6. Kerusakan Lingkungan Hidup Konservasi dan Penertiban Penambangan
Adanya Galian C yang terkesan membabi buta. Harus sudah diantisipasi dari sekarang dengan langkah – langkah strategis, diantaranya dengan upaya reklamasi pasca tambang.

7. Program Amazing
Program ini dinilai gagal, karena Sarana Olahraga (SOR) dan Gedung PKL yang tidak berfungsi. Pembukaan jalan baru yang menyedot biaya besar, sehingga banyak poros jalan kabupaten yang rusak parah karena tidak terdanai maksimal.

8. Pengelolaan Pasar
Pada pengelolaan pasar masih belum efektif, tidak berdampak pada PAD karena salah kelola.

9. Reformasi Birokrasi, banyak ASN yang kurang inovatif sehingga memperburuk pelayanan, sehingga pengurusan kebutuhan masyarakat selalu berlarut larut.

10. Pengelolaan Pariwisata
Masih perlu inovasi, jangan terjadi pungli yang membuat pengunjung tidak nyaman, langkah yang ahrus diambil dengan terus jalin kerjasama dengan masyarakat sekitar agar ada rasa memiliki.

11. Masih Banyaknya Rumah tidak Layak Huni (Rutilahu) dan lingkungan kurang sehat, adakan kerjasama dengan pemerintahan desa agar Dana Desa (DD) bisa bersinergis.

Sementara itu di Bidang pendapatan ada beberapa catatan juga yang harus menjadi perhatian Pemda Garut melalui Bupati yang diantaranya: “Belum maksimal menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal Kabupaten Garut kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), baik Pariwisata, maupun Pertanian dengan tanah produktifnya”. Menurut Fraksi Partai Golkar Jumlah penduduk Kabupaten Garut juga termasuk aset yang Potensial bisa untuk diberdayakan.

Dalam upaya Pemda Garut menarik Investor juga masih kurangnya6 Promosi untuk menarik investor, agar berinvestasi di Kabupaten Garut.

Selain itu juga kurangnya bidang kajian berbentuk proposal pengajuan untuk meyakinkan pemerintah agar Dana Alokasi Umum (DAU) dan (DAK) ke Kabupaten Garut bisa terus meningkat, begitu juga dengan Dana Bantuan Propinsi (Banprop) agar bisa membantu menuntaskan program pembangunan, terutama infastruktur jalan untuk memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.(Arif)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela. Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *