Ratusan Jamaah Shalat Idul Fitri di Masjid Thariqul Huda Bumi Panyileukan Bandung

LOGIKANEWS.COM – Jumat, 15 Juni 2018 ratusan jamaah ikuti shalat Idul Fitri di Masjid Thoriqul Huda Komplek Bumi Panyileukan Bandung. Dalam kesempatan tersebut H. Deden Badrussalam, M.Pdi atau Kang Aden yang juga sebagai Ketua DKM Masjid Thoriqul Huda, bertindak sebagai khatib dan imam.

KH Aden, Khatib dan Imam Shalat Ied di Masjid Thariqul Huda (FT:Ruslan)

Sebelum sholat idul fitri dimulai, Ketua amaliah Ramadhan Herry Sanjaya, SE menyampaikan laporan terkait aktifitas seluruh pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadhan dan penerimaan Zakat, Infaq dan Shodaqah di Masjid Thariqul Huda. Dilanjutkan penjelasan tata cara pelaksanaan shalat idul fitri oleh Ustad H. Ajang Zaenudin, S.Ag, M.Si.

Dalam khutbahnya yang bertemakan “Hakikat Idul Fitri”, kang Aden mengingatkan ada dua hal yang harus kita fahami. Pertama, Apa hakikat idul fitri. Kedua, ‎Setelah idul fitri datang, lalu kita meninggalkan Ramadhan apa yang harus dipertahankan?

“Kalau dua hal ini bisa kita menjawab, bahkan diterapkan dalam hati kita. Saya yakin ucapan kita, tindakan kita, bahkan perbuatan kita akan mendapatkan ridhonya Allah SWT,” ujar kang Aden kepada LogikaNews.com (Grup Majalah Logika dan Majalah Intan), Masjid Thariqul Huda, Jumat (15/06/2018).

“Hakikat idul fitri bukan teriakan takbir saja, bukan pakaian baru, peci baru dan lain sebagainya. Tetapi yang terpenting hadirnya idul fitri sebagai hakikat, perlihatkan ucapan kita, tindakan kita, bahkan perbuatan kita untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kita kepada Allah SWT,” tutur kang Aden.

Kang Aden mengatakan, ada 3 hakikat idul fitri menurut Prof. DR. Ali Jum’ah salah satu ulama ushul fikih:
1. Kembalinya diri kita atau jasad kita dari maksiat kepada Allah menjadi taat kepada Allah.
2. ‎Kembalinya hati kita dari lupa kepada Allah menjadi ingat kepada Allah.
3. ‎Kembalinya diri kita dari sirik kepada Allah menjadi Tauhid kepada Allah.

“Jadi kesimpulannya menurut pandangan Prof. Dr. Ali Jum’ah, hakikat idul fitri adalah luruskan ucapan kita, tindakan kita dan perbuatan kita luruskan kepada tataran agama Allah. Luruskan kepada tataran agama Islam, luruskan kepada agama yang di ridloi Allah. Baik secara jasad kita, secara hati kita maupun secara ruhani kita.

Menurut kang Aden, yang harus kita jaga setelah idul fitri datang dan Ramadhan meninggalkan kita adalah ke Istiqomahan kita. Terutama istiqomah dalam ibadah kepada Allah. Baik Ibadah Mahdhoh maupun Ghoiru Mahdhoh.

“Selama aktifitas di bulan Ramadhan yang berhubungan dengan kebaikan kita seperti sholat berjamaahnya, sholat malamnya, sodaqohnya, baca qurannya dan kebaikan yang lainnya, maka di luar bulan Ramadhan harus di istiqomahkan, perkuat, pertahankan bahkan harus ditingkatkan,” jelasnya.

“Minal aidin walfaizin, mohon ma’af lahir dan bathin. Semoga segala aktifitas amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya. (Ruslan)

Herry Sanjaya, SE Ketua Panitia amaliah Ramadhan 1439 H Masjid Thariqul Huda. (FT: Ruslan)
Pengurus Masjid Thariqul Huda: H Ajng Zaenudin, S.Ag, M.Si. H Deden Badrusalam M.Pdi (Jas Batik), Ketua DKM, Ir H Asep Ruslan dan KH Asep Anom M.Ag (FT:Ruslan)

LOGIKANEWS.COM

Diterbitkan Oleh : PT Tangguh Tunggal Media (No AHU -0021249.AH.0101.Tahun 2017 Tentang Perusahaan Media) Penerbitan sesuai: 1. UU no 40 Tahun 1999 tentang Pers 2. Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012 3. Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers. Redaksi www.logikanews.com Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab: Asep Ahmad Pimpinan Redaksi: Asep Ahmad Wartawan: Asep Ahmad, Syarif Hidayat, Rian Sutisna, Janoka, Asep Ruslan, N.I Nurlaela. Pengaduan: 081287075222

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *