Terkait Proyek Mega Miliar di Kabupaten Garut, Kuswendi Menyarankan Bupati Rudy Agar Pembangunan Besar Diberikan ke PUPR

0 438

LOGIKANEWS.COM Proyek mega miliar yang terjadi di wilayah hukum Pemkab Garut akhirnya menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Walaupun dikerjakan oleh dua instansi dan melalui proses lelang, namun tetap saja pembangunan tidak selesai alias mangkrak. Ini membuktikan bahwa aparatur di Pemkab Garut masih memerlukan pelatihan dan pembinaan yang lebih baik. Salah satu proyek yang menjadi temuan adalah pembangunan Sport Hall Ciateul Garut.

Hal itupun diakui oleh salah satu pejabat setingkat Eselon II. Karena di instansi yang dimpinnya, kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), maka proyek pembangunan yang memiliki nilai besar diminta untuk dikerjakan instansi lain, yang dianggap lebih lama dan memiliki SDM yang lebih banyak. Ironisnya, instansi yang dianggap memiliki SDM yang banyak pun sepertinya tidak memiliki kemampuan sesuai harapan. Akhirnya pembangunan tetap mangkrak dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi yang memiliki pemikiran tersebut. Menurut pengakuan dia, dirinya menyarankan orang paling berpengaruh di Kabupaten Garut, yakni Bupati non Aktif, H Rudy Gunawan saat aktif menjabat, untuk tidak menugaskan pekerjaan-pekerjaan besar ke Dispora. Dia pun menyarankan pekerjaan tersebut dilakukan oleh Dinas PUPR. “Saya menyarankan kepada bupati  pembangunan yang besar-besar itu jangan di Dispora, karena apa SDM nya terbatas. Kalau di PUPR kan sarjana kontruksi dan arsitek ada dan yang lainnya juga ada. Saya yang mengusulkan itu,” paparnya. (Asep Ahmad)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.